Latest Post
Showing posts with label Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Olahraga. Show all posts
5:10 AM
Ibu dan Peter Pan Inspirasi Robinson
Written By mas kukuh on Tuesday, August 28, 2012 | 5:10 AM
Robinson bertinggi 'cuma' 175 cm, termasuk pendek untuk ukuran pemain NBA. Tapi dengan ukuran seperti itu, pemuda 27 tahun itu tiga kali jadi juara kontes slam dunk NBA, tahun 2006, 2009 dan 2010. Sejak pekan lalu, Robinson berada di Indonesia atas undangan DBL Indonesia. Setelah menengok final DBL dan DBL Camp di Surabaya, Robinson kemudian berada di Jakarta untuk berlatih bersama timnas putra dan putri Indonesia. Apa kunci Robinson menjadi seorang pemain hebat walau dengan fisik terbatas? Jawabannya adalah motivasi yang datang dari dua sumber: sang ibu dan tokoh kartun Peter Pan. "Saya belajar banyak dari ibu saya. Dia membesarkan tiga anak, sendirian dan tidak pernah mengeluh. Tidak pernah ada excuse," kata Robinson saat bertatap muka dengan pers di Jakarta, Selasa (26/7/2011). "Dari sana, saya mendorong diri saya sendiri sepenuh hati untuk mencapai apa yang saya inginkan," tambah point guard Oklahoma City Thunder itu. Robinson juga menceritakan inspirasi yang ia dapat dari menonton film kartu Peter Pan. Dari tokoh khayalan itu, Robinson belajar tentang kegembiraan dan hati senang. "Kalau Anda pernah menyaksikan Peter Pan, dia pernah bilang, "kamu bisa terbang kalau hatimu gembira." Saya belajar slam dunk karena saya percaya saya bisa terbang seperti yang dibilang Peter Pan. Peter Pan sangat menyemangati saya," beber Robinson. Dengan tinggi cuma 175 cm, Robinson punya kelebihan dalam hal lompatan vertikal yang sangat tinggi. Catatan NBA, pemain kelahiran Seattle itu bisa melompat setinggi 110 cm. Robinson memang tidak pernah menyerah dengan keterbatasan fisiknya. Ia mengisahkan waktu ia berusia 13 tahun dan mencoba berlatih slam dunk, tangannya tidak cukup besar untuk memegang bola basket dengan satu tangan. "Saya mulai berlatih dunk di usia 13 tahun, di kelas 8. Saat itu tinggi saya 5 kaki 4 inci atau 5 kaki 5 inci (sekitar 165 cm). Saya tidak bisa memegang bola basket, jadi saya berlatih dengan bola voli," kata Robinson. "Teman-teman senang melihat saya ngedunk karena saya seperti orang gila. Saya lompat ke sana ke mari, berputar dan melompat. Mereka gembira karena saya paling berani beraksi," ucap Robinson seraya tertawa. |
Label:
Olahraga
5:09 AM
Pemain Indonesia Kesal tapi Berbesar Hati
Reaksi Gunawan Dwi Cahyo dkk itu disampaikan Koordinator Timnas, Bob Hippy, di Bahrain, saat dihubungi detiksport via telepon, Kamis (1/3/2012). Menurut Bob, kekalahan Indonesia sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan wasit, yang sudah memberi kartu merah buat "Garuda" di menit-menit awal. "Ini permainan gila. Empat penalti yang gila. Kita dikorbankan," cetus Bob singkat. "Kasihan anak-anak. Mereka belum apa-apa tapi sudah dikorbankan oleh wasit. Setelah pertandingan saya menemui anak-anak. Mereka semua kesal bisa seperti ini. Tapi mereka tetap berbesar hati. Sebelumnya, Penanggung Jawab Timnas Bernard Limbong menyampaikan permintaan maaf perihal kekalahan sangat telak itu, dan berjanji akan melakukan evaluasi. "Evaluasi sudah jelas akan kita lakukan. Ini akibat gonjang ganjing yang tidak berkesudahan. Seolah-olah membuat PSSI dinilai gagal dalam hal ini," tukasnya. "Timnas minim pengalaman? Ya memang kenyataan begitu. Jangan cuma mengkritik, mari kita bangun sepakbola ini bersama-sama. Tujuan kita membangun sepakbola apa sih? Membangun timnas atau klub?" tuntasnya. |
Label:
Olahraga
5:08 AM
Juan Mata: Seperti Final buat Chelsea
The Blues berada dalam posisi tertinggal setelah takluk 1-3 di tangan Napoli pada leg perdana. Keuntungan buat Chelsea, Mata mencetak satu gol pada laga tersebut sehingga Chelsea cukup menang 2-0 untuk bisa lolos. "Pertandingan nanti akan seperti final dan setidaknya kami harus menang 2-0. Saya pikir, kami bisa melakukannya," ujar Mata di Sportinglife. "Kami sangat percaya diri setelah berhasil mengalahkan Stoke hari Sabtu lalu. Kami akan bermain dengan 100% kemampuan untuk bisa lolos ke babak selanjutnya." "Tak ada yang tidak mungkin dan kami punya catatan yang bagus di Liga Champions ketika bermain di Liga Champions," tukasnya. Di Liga Champions musim ini, Chelsea tidak pernah kalah jika bermain di kandang sendiri. Dalam tiga laga di fase grup, 'Si Biru' minimal bisa mencetak dua gol dan belum pernah kebobolan sama sekali. Namun demikian, Chelsea selalu menelan kekalahan dalam tiga laga terakhir melawan klub Italia. Mereka dua kali takluk di tangan Inter Milan pada laga perdelapanfinal Liga Champions 2009/2010 dan terakhir kala menghadapi Napoli beberapa pekan lalu. |
Label:
Olahraga
5:08 AM
Jakarta, Andre El Haddad adalah wasit yang memimpin pertandingan Indonesia di Bahrain. Ia dikecam di sana-sini, tak cuma oleh orang Indonesia. Profilnya di Wikipedia juga diacak-acak.
El Haddad mengundang kecurigaan atas performanya saat mengadili pertandingan Bahrain versus Indonesia tadi malam. Ia mengusir kiper Indonesia Samsidar di menit ketiga, juga memberi tuan rumah empat tendangan penalti. Skor akhir, 10-0.
Bahrain hampir saja lolos kalau saja Qatar tidak mencetak gol penyama di menit-menit akhir melawan Iran. Skor 2-2 membuat Qatar mendampingi Iran ke babak berikutnya.
Kubu Indonesia sangat gusar pada El Haddad. Pelatih Aji Santoso sempat terlihat marah-marah pada ofisial di pinggir lapangan. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin juga mengecam wasit berpaspor Lebanon itu, dan melayangkan protes kepada FIFA.
Tak cuma Indonesia, El Haddad dipertanyakan banyak pihak, termasuk di media social. Pelatih Qatar, Paulo Auturori, mengungkapkan kecurigaannya dari pertandingan di Manama tersebut. Ia mengaku terkejut dengan skor akhir Bahrain-Indonesia.
"Ada sejumlah hal aneh. Kalau AFC mau membangun sepakbola Asia, mereka harus melakukan investigasi," ujar pelatih asal Brasil itu kepada harian Kuwait, Al Watan.
El Haddad juga pernah menyulut kemarahan publik Singapura ketika memimpin pertandingan negara tersebut melawan tuan rumah China pada 2 September 2011, di putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014.
Dia punya babak pertama yang bagus dengan Singapura unggul 1-0. Tapi di babak kedua El Haddad membuat sejumlah keputusan yang kontroversial, yang dianggap menguntungkan China. Di menit 57, misalnya, ia memberi penalti buat China yang mengundang protes pemain-pemain Singapura. China tak beruntung, penalti itu digagalkan kiper Lionel Lewis.
Sepuluh menit kemudian ia kembali menghukum Singapura dengan penalti. Singapura marah lagi, karena menganggap pemain China terjatuh sendiri. Insiden tersebut konon hingga kini masih menjadi perdebatan. Dari tendangan penalti itu China menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Puncak kekesalan Singapura terjadi ketika penyerang mereka, Aleksandar Duric, terjatuh di kotak penalti China karena ditekel pemain lawan dari belakang. Tayangan ulang juga memperlihatkan bahwa Singapura berhak mendapatkan penalti. Tapi El Haddad tidak memberikannya. Pelatih Singapura Radojko Avramovic sampai diusir dari bench karena terlalu emosi sampai-sampai sempat masuk ke lapangan untuk memprotes wasit. China kemudian menang 2-1.
Usai pertandingan itu El Haddad dikecam pers Singapura, dan juga China. Integritas dia dipertanyakan, dan ada sejumlah petisi online yang meminta FIFA menginvestigasi El Haddad.
"Bahrain harus membuat selisih sembilan gol dan lolos ke WCQ. Ada kartu merah di menit kedua dan dua penalti. Siapa yang sedang menonton pertandingan ini? Curiga?" cetus jurnalis senior Sports Illustrated lewat akun twitter-nya @GrantWahl.
Yang menarik, profil El Haddad di situs Wikipedia sudah "diacak-acak" kemungkinan besar oleh orang Indonesia. Nama lengkapnya ditulis menjadi Andre El Haddad kampreet, juga ada kata-kata tidak senonoh yang ditempelkan pada wasit berusia 41 tahun itu.
Wasit Bahrain-Indonesia Dikecam dan 'Diacak-acak'
El Haddad mengundang kecurigaan atas performanya saat mengadili pertandingan Bahrain versus Indonesia tadi malam. Ia mengusir kiper Indonesia Samsidar di menit ketiga, juga memberi tuan rumah empat tendangan penalti. Skor akhir, 10-0.
Bahrain hampir saja lolos kalau saja Qatar tidak mencetak gol penyama di menit-menit akhir melawan Iran. Skor 2-2 membuat Qatar mendampingi Iran ke babak berikutnya.
Kubu Indonesia sangat gusar pada El Haddad. Pelatih Aji Santoso sempat terlihat marah-marah pada ofisial di pinggir lapangan. Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin juga mengecam wasit berpaspor Lebanon itu, dan melayangkan protes kepada FIFA.
Tak cuma Indonesia, El Haddad dipertanyakan banyak pihak, termasuk di media social. Pelatih Qatar, Paulo Auturori, mengungkapkan kecurigaannya dari pertandingan di Manama tersebut. Ia mengaku terkejut dengan skor akhir Bahrain-Indonesia.
"Ada sejumlah hal aneh. Kalau AFC mau membangun sepakbola Asia, mereka harus melakukan investigasi," ujar pelatih asal Brasil itu kepada harian Kuwait, Al Watan.
El Haddad juga pernah menyulut kemarahan publik Singapura ketika memimpin pertandingan negara tersebut melawan tuan rumah China pada 2 September 2011, di putaran ketiga Pra Piala Dunia 2014.
Dia punya babak pertama yang bagus dengan Singapura unggul 1-0. Tapi di babak kedua El Haddad membuat sejumlah keputusan yang kontroversial, yang dianggap menguntungkan China. Di menit 57, misalnya, ia memberi penalti buat China yang mengundang protes pemain-pemain Singapura. China tak beruntung, penalti itu digagalkan kiper Lionel Lewis.
Sepuluh menit kemudian ia kembali menghukum Singapura dengan penalti. Singapura marah lagi, karena menganggap pemain China terjatuh sendiri. Insiden tersebut konon hingga kini masih menjadi perdebatan. Dari tendangan penalti itu China menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Puncak kekesalan Singapura terjadi ketika penyerang mereka, Aleksandar Duric, terjatuh di kotak penalti China karena ditekel pemain lawan dari belakang. Tayangan ulang juga memperlihatkan bahwa Singapura berhak mendapatkan penalti. Tapi El Haddad tidak memberikannya. Pelatih Singapura Radojko Avramovic sampai diusir dari bench karena terlalu emosi sampai-sampai sempat masuk ke lapangan untuk memprotes wasit. China kemudian menang 2-1.
Usai pertandingan itu El Haddad dikecam pers Singapura, dan juga China. Integritas dia dipertanyakan, dan ada sejumlah petisi online yang meminta FIFA menginvestigasi El Haddad.
"Bahrain harus membuat selisih sembilan gol dan lolos ke WCQ. Ada kartu merah di menit kedua dan dua penalti. Siapa yang sedang menonton pertandingan ini? Curiga?" cetus jurnalis senior Sports Illustrated lewat akun twitter-nya @GrantWahl.
Yang menarik, profil El Haddad di situs Wikipedia sudah "diacak-acak" kemungkinan besar oleh orang Indonesia. Nama lengkapnya ditulis menjadi Andre El Haddad kampreet, juga ada kata-kata tidak senonoh yang ditempelkan pada wasit berusia 41 tahun itu.
Label:
Olahraga
5:06 AM
London, Scott Parker secara mengejutkan ditunjuk seagai kapten timnas Inggris untuk laga menghadapi Belanda. Dapat kehormatan besar memimpin The Three Lions, dia berharap akan dapat terus kepercayaan serupa.
Hanya beberapa jam sebelum kick off Inggris vs Belanda, pelatih Stuart Pearce mengumumkan Parker sebagai kapten baru timnas Inggris. Dia menggantikan John Terry, yang sosoknya dan posisinya sebagai kapten timnas jadi kontroversi setelah dikenai tuduhan rasisme.
Debut gelandang 31 tahun itu sebagai kapten tak berjalan kurang ideal, di Wembley, Kamis (1/3/2012) dinihari WIB, Inggris menelan kekalahan 2-3 atas Belanda. Kondisi yang tak membuat Parker kehilangan semangat karena dia justru ingin terus menjabat sebagai kapten.
"Tentu saja saya mau (terus jadi kapten Inggris). (Tapi) saya juga paham kalau ada banyak pemain lain - termasuk Steven Gerrard dan beberapa nama lainnya -- yang pernah berada di posisi tersebut dan menakukan pekerjaan yang sama," sahut Parker di ESPNStar.
"Akan sangat sulit buat saya, tapi jelas saya menikmati tantangan untuk memimpin negara lagi dan melanjutkannya hingga ke Piala Eropa," gelandang Tottenham Hotspur itu melanjutkan.
Merasakan penglaman berada di atas lapangan dengan ban kapten menempel di lengan disbut Parker sebagai sesuatu yang sangat luar biasa. Kegembiraan yang dirasakan cuma kalah dari saat anaknya lahir.
"Saya mungkin berbicara mewakili setiap anak muda dan pemain yang punya ambisi sama. Saya tak pernah menduga itu akan terjadi pada saya, jadi jelas saya puas bisa memimpin negara saya."
"Saya seperti melayang, bukan hanya sebagai seorang pemain tapi juga sebagai seorang manusia, mungkin ini hanya kalah dari kelahiran anak saya. Keluarga saya sangat bangga," tuntas Parker.
Parker Mau Terus Sandang Ban Kapten Inggris
Hanya beberapa jam sebelum kick off Inggris vs Belanda, pelatih Stuart Pearce mengumumkan Parker sebagai kapten baru timnas Inggris. Dia menggantikan John Terry, yang sosoknya dan posisinya sebagai kapten timnas jadi kontroversi setelah dikenai tuduhan rasisme.
Debut gelandang 31 tahun itu sebagai kapten tak berjalan kurang ideal, di Wembley, Kamis (1/3/2012) dinihari WIB, Inggris menelan kekalahan 2-3 atas Belanda. Kondisi yang tak membuat Parker kehilangan semangat karena dia justru ingin terus menjabat sebagai kapten.
"Tentu saja saya mau (terus jadi kapten Inggris). (Tapi) saya juga paham kalau ada banyak pemain lain - termasuk Steven Gerrard dan beberapa nama lainnya -- yang pernah berada di posisi tersebut dan menakukan pekerjaan yang sama," sahut Parker di ESPNStar.
"Akan sangat sulit buat saya, tapi jelas saya menikmati tantangan untuk memimpin negara lagi dan melanjutkannya hingga ke Piala Eropa," gelandang Tottenham Hotspur itu melanjutkan.
Merasakan penglaman berada di atas lapangan dengan ban kapten menempel di lengan disbut Parker sebagai sesuatu yang sangat luar biasa. Kegembiraan yang dirasakan cuma kalah dari saat anaknya lahir.
"Saya mungkin berbicara mewakili setiap anak muda dan pemain yang punya ambisi sama. Saya tak pernah menduga itu akan terjadi pada saya, jadi jelas saya puas bisa memimpin negara saya."
"Saya seperti melayang, bukan hanya sebagai seorang pemain tapi juga sebagai seorang manusia, mungkin ini hanya kalah dari kelahiran anak saya. Keluarga saya sangat bangga," tuntas Parker.
Label:
Olahraga




